Pembukaan

“Jika salah seorang dari kalian menyantap makanan, hendaknya dia membaca ‘BISMILLAH’. Jika dia lupa membacanya maka hendaknya dia mengucapkan, ‘BISMILLAHI FII AWWALIHI WA AKHIRIHI (dengan nama Allah pada permulaan dan akhirnya).” (HR. Abu Daud no. 3767 At-Tirmizi no. 1858, dan Ibnu Majah no. 3255). karena Mungkin makanan AKAL adalah ILMU,..


Jumat, 17 Desember 2010

Konfigurasi dasar OpenWRT pada TP-link WR1034ND

Sebelum membaca bagian ini, anda diharapkan sudah mempelajari konsep dasar linux dan sudah menginstall OpenWrt dengan baik.

pastikan firmware OpenWrt kali ini sudah terinstall paket sebagai berikut :  WiFi, dhcp server, samba dan USB modem 3g. hal ini bisa anda cek dengan perintah 'opkg list-installed'


                 |------------------------eth0----------------------|
       eth0.1(LAN)                                 eth0.2 (WAN) --- USB modem (3g)
                 |
   br-lan (brigde lan-wifi)
                 |             
        wlan0 (WiFi)                  
           

1. Konfigurasi Jaringan
Fasilitas vlan didalam linux biasa ditulis dengan tambahan '.x' (dot x) dibelakang interface yang digunakan, dimana x adalah vlan id yang digunakan. Sebagai contoh pada interface eth0 dibuat 2 buah vlan, jika vlan id 1 yang digunakan maka interface untuk vlan tersebut adalah eth0.1 begitu juga untuk vlan id 2 yang dinamakan eth0.2. karena berbeda VLAN ID, eth0.1 dan eth0.2 adalah interface yang berbeda atau tidak terdapat dalam jaringan yang sama sehingga harus dibuat sebuah tabel routing untuk menghubungkan keduanya.

secara fisik interface tp-link ini memiliki 5 ethernet port dengan 1 port untuk wan dan 4 port untuk lan serta interface wifi. didalam OpenWrt kali ini dibuat sebuah topologi logical seperti pada diagram diatas untuk port interfacenya. 5 port interface tersebut dipisahkan secara logical dengan vlan. 4 port LAN di kelompokkan kedalam vlan 1 (eth0.1) dan sebuah port WAN dalam vlan 2(eth0.2). sehingga fungsi routing dari tp-link ini bisa dijalankan.

interafce WiFi dihubungkan dengan logical BRIDGE kedalam interface LAN. dengan kata lain LAN dengan WiFi berada dalam satu jaringan yang sama sehingga tidak perlu tabel routing untuk menghubungkan keduanya.

jika anda menggunakan USB modem untuk akses internet, interface akses tersebut akan dinamakan '3g'. kedudukan interface 3g ini disetarakan dengan wan, sehingga kita dapat menggunakan tabel routing yang sama untuk menghubungkan kedua interface tersebut (3g dan wan) kedalam LAN/WiFi.

topologi jaringan seperti ini sudah menjadi default pada sisten OpenWrt yang saya sertakan, oleh karena itu anda hanya perlu untuk melakukan konfigurasi IP address dan subnetmask saja. interface LAN kita buat static agar memudahkan menagement IP jaringan local. sedangkan interface WAN, secara default diset dengan dhcp. tetapi juga bisa dibuat static maupun menggunakan dial PPPOE.

Dengan menggunakan vi editor anda dapat melihat isi file 'network' dalam directory /etc/config. untuk mengedit tekan 'insert' setelah selesai tekan 'esc' kemudian ':wq' untuk menyimpan atau ':q!' untuk keluar tanpa save.

root@OpenWrt:/# vi /etc/config/network

config 'interface' 'lan'  
        option 'ifname'      'eth0.1'
        option 'type'        'bridge'
        option 'proto'       'static'
        option 'ipaddr'      '192.168.0.1'
        option 'netmask'     '255.255.255.0'

config 'interface'           'wan'
        option 'ifname'      'eth0.2'
        option 'proto'       'dhcp'
       
        #option 'proto'      'static'
        #option 'ipaddr'     '192.168.1.21'
        #option 'netmask'    '255.255.255.240'
        #option 'gateway'    '192.168.1.1'
        #option 'dns'        '192.168.1.2'

        #option 'proto'      'pppoe'
        #option 'username'   'username'
        #option 'password'   'password'

config 'interface' '3g'
        option 'ifname'           'ppp0'
        option 'proto'            '3g' 

        option 'service'          'umts'     #pakai evdo untuk cdma
        option 'device'           '/dev/usb/ttyUSB0
        option 'apn'              'internet' #modem cdma tdk perlu
        #option 'pincode'         '1234'     #bbrp modem memerlukannya
        option 'username'         'indos*t3g'
        option 'password'         'indos*t3g'
        option 'ppp_redialperiod' '60'



2. Konfigurasi Wireless

paket instalasi untuk meng-enable wifi
root@OpenWrt:/# opkg install kmod-ath9k wpad-mini
secara default fasilitas wireless disable. untuk mengaktifkannya edit file 'wireless' dalam 
directory /etc/config. adapun channel merupakan frekuensi yang digunakan, berikut daftar 
frekuensi yg dapat digunakan TP-link 1043ND.

    * Channel 1 - 2,412 MHz;     * Channel 7 - 2,442 MHz;
    * Channel 2 - 2,417 MHz;     * Channel 8 - 2,447 MHz;
    * Channel 3 - 2,422 MHz;     * Channel 9 - 2,452 MHz;
    * Channel 4 - 2,427 MHz;     * Channel 10 - 2,457 MHz;
    * Channel 5 - 2,432 MHz;     * Channel 11 - 2,462 MHz;
    * Channel 6 - 2,437 MHz;


root@OpenWrt:/# vi /etc/config/wireless

config wifi-device  radio0
        option channel    5
        # REMOVE THIS LINE TO ENABLE WIFI:
        # option disabled 1
        option txpower    5 # max 27 dbm
        option 'hidden'   '0'

config wifi-iface
        option device   radio0
        option network  lan
        option mode     ap
        option ssid     Rumah-Wifi #nama Wifi
        option 'encryption' 'none'


3. Konfigurasi firewall
hilangkan tanda '#' didepan Allow

root@OpenWrt:/# vi /etc/config/firewall

        Allow ping 


4. Konfigurasi USB drive
Paket untuk mengaktifkan USB drive
root@OpenWrt:/#opkg install block-mount kmod-usb-storage
 kmod-fs-ext4

Untuk melakukan deteksi USB drive secara otomatis/Plug and Play, dibutuhkan konfigurasi seperti dibawah ini.


root@OpenWrt:/# mkdir /home
root@OpenWrt:/# vi /etc/config/fstab

config mount
        option target   /home
        option device   /dev/sda1   
        option fstype   vfat     # USB filesystem
        option options  rw,sync
        option enabled  1        # enable to automount
        option enabled_fsck 0


5. konfigurasi file sharing untuk windows
paket yang dibutuhkan
root@OpenWrt:/# opkg install samba3
root@OpenWrt:/# opkg install luci-app-samba #untuk web interface Luci 

yang akan menjadi objek File Sharing adalah USB drive yang telah di mount ke directory /home.

root@OpenWrt:/# vi /etc/config/samba
config samba
        option 'name'                   'Rumah-DATA'
        option 'workgroup'              'Rumah-Wif'
        option 'description'            'DATA di Rumah'
        option 'homes'                  '1'

config sambashare
        option 'name'                   'Rumah-Data'
        option 'path'                   '/home'
        option 'read_only'              'no'
        option 'guest_ok'               'yes'
        option 'create_mask'            '0700'
        option 'dir_mask'               '0700'
        #option 'users'                 'My DATA'


6. konfigurasi dhcp server
Komputer yang terhubung ke LAN atau pun WiFi adan memperoleh IP secara otomatis dari TP-Link.

root@OpenWrt:/# vi /etc/config/dhcp

config dhcp lan                                          
        option interface  'lan'                      
        option start    100  # x.x.x.100                        
        option limit    70   # jml client                        
        option leasetime      12h


7. konfigurasi modem USB 3g

install paket2 yang dibutuhkan
root@OpenWrt:/# opkg install comgt kmod-usb-serial kmod-usb2 
kmod-usb-uhci kmod-usb-ohci usb-modeswitch usb-modeswitch-data
root@OpenWrt:/# opkg install luci-proto-3g #untuk web interface Luci 
 
pastikan USB dongle anda sudah terpasang pada TP-link, terlebih dahulu anda harus meregister perangkat agar dapat digunakan dengan baik.
 
langkah pertama adalah mengetikan perintah 'lsusb'. kemudian meregister pada file '60-usb-serial'

root@OpenWrt:/# lsusb
Bus 001 Device 001: ID 12d1:1003 Huawei Technology Co., Ltd.

root@OpenWrt:/# vi /etc/modules.d/60-usb-serial
usbserial vendor=0x12d1 product=0x1003 maxSize=4096 #huaweiUSB hspa

jika anda menginginkan agar setiap booting selalu dial 3g modem,

root@OpenWrt:/# vi /etc/init.d/3g

      # press insert button
      # copy and paste text below
      #!/bin/sh /etc/rc.common

      START=90
      start() {   
          ifup 3g }  

      # press 'esc' and ':wq' to save
  
root@OpenWrt:/# chmod +x /etc/init.d/3g
root@OpenWrt:/# /etc/init.d/3g enable


8. Keamanan
konfigurasi menggunakan telnet memiliki tingkat keamanan yang lemah, kebanyakan orang lebih senang dengan ssh dibanding telnet.
untuk membuat password sekaligus menonaktifkan telnet dan menghidupkan ssh, cukup perintahkan 'passwd root'

root@OpenWrt:/# passwd root     
Changing password for root
New password:     type your password
Retype password:  retype your password
Password for root changed by root


9.Banner
Setiap kali anda login baik menggunakan telnet atau ssh akan ditampilkan logo banner. anda dapat merubahnya sesuai dengan kehendak anda,.
root@OpenWrt:/# vi /etc/banner


beberapa  syntax yang kerap kali digunakan :

cd -> pindah directory
ls -> melihat isi directory
cat -> menampilkan isi file
logread atau dmesg -> menampilkan log dari kernel
ps -> lengkapnya 'ps -aux' menampilkan prosses yang sdang jalan
df -> lengkapnya 'df -kh' menampilkan status memory
top -> menampilkan running program secara realtime
ctrl + c -> terminate the process
killall -> force terminate the program
reboot ->  untuk mereboot setiap selesai memakukan config

selamat Mencoba,..
untuk tutorial selanjutnya


tambahan :
^kalau perintal lsusb tdk berjalan, maka perlu install paket usbutils
root@OpenWrt:/# opkg install usbutils 
^kalau modem masih belum terdeteksi, coba ubah maxSize=2048
root@OpenWrt:/# vi /etc/modules.d/60-usb-serial 
usbserial vendor=0x12d1 product=0x1003 maxSize=2048

12 komentar:

  1. Trima kasih banyak mas, tutorialnya berguna sekali.

    Ditunggu kelanjutannya mas, kalau boleh request yang share printer di WR1043ND itu bisa gak mas?

    BalasHapus
  2. Mas, gimana kalau usb modemnya CDMA 1x EVDO Rev A Dual Band merk Venus? Apakah konfigurasinya sama seperti GSM 3G?

    BalasHapus
  3. wah... nice tutor.
    sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  4. Wa mantabs bang tutorNya,

    yang mau q tnykan sama kayak bng Sasetyo Nugroho, aq punya modem smart ZTE AC2726, apakah setting modemNya sama

    Thanks sebelumNya, mohon bantuanNya...

    BalasHapus
  5. untuk yang printer dan usb moden cdma masih dalam progress. mohon do'anya aja.

    BalasHapus
  6. Bang bisa tolong gag, gini wa abies setting ip lan dan wlan... seperti ini :

    config 'interface' 'lan'
    option 'ifname' 'eth0.1'
    option 'type' 'bridge'
    option 'proto' 'static'
    option 'ipaddr' '192.168.1.1'
    option 'netmask' '255.255.255.0'

    config 'interface' 'wan'
    option 'ifname' 'eth0.2'

    option 'proto' 'static'
    option 'ipaddr' '192.168.1.19'
    option 'netmask' '255.255.255.240'
    option 'gateway' '192.168.1.10'

    trus dr q gag isa ping lagi 192.168.1.1 dari LAN 1,2,3,4 tp waktu q colokin dr WAN wa bisa ping 192.168.1.1 dan 192.168.1.19

    kesalahan q adalah IP LAN ama WAN terletak pada 1 class IP C...

    truss cara balikinNya gmn bang... mohon bantuanNya ya... router q gag isa q akses lg via ssh atua telnet... q bener2 minta tolong ya...

    BalasHapus
  7. @romy: tp-link sy bisa diremote/ssh 192.168.1.1 melalui lan dan wifi jika menggunakan konfigurasi yg kamu berikan. tapi jk mas romi tetap tdk bisa maka diperlukan koneksi secara serial kedalam motherboard TP-LINKnya

    BalasHapus
  8. @hase50
    alhamdulillah bang dah bisa kembali...

    wa pakek metode failsafe... cara itu digunakan untuk mereset semua settingan konfigurasi & package dari OpenWRT itu sendiri menjadi kondisi fresh installer...

    jadi waktu aq pakek failsafe mode, aq langsung masuk menjadi root dengan settingan awal OpenWRT itu sendiri, jd aq bisa konek dengan telnet langsung dengan memakai port LAN.

    Begini caraNya, pertama nyalakan routerNya. Ketika lampu 'SYS' mulai berkedip-kedip, lalu tekan dan tahan tombol 'QSS' yang ada di kanan depan modem sampai lampu 'SYS berkedip-kedip lebih cepat. Sekarang Anda bisa masuk root tanpa username dan password pada port LAN dengan menggunakan perintah 'telnet 192.168.1.1'. setelah menjadi root aq langsung mereset semua setting & package yg ada pd OpenWRT itu dengan memasukkan perintah 'mtd -r erase rootfs_data'. tunggu sampai reboot selesai... Makasih...

    Semoga Bisa membantu... ^_^

    BalasHapus
  9. ok. thanks juga mas romy, sy memang belum pernah pakai safe mode. by the way, repot juga kalau harus reset semua konfigurasi.. sy sih biasanya pakai serial.

    BalasHapus
  10. @hase50
    kalo pakak serial gmn bang? ajarin dung... kalo bisa kasi fotoNya...

    BalasHapus
  11. @agustian: sudah ada diposting selanjutnya

    BalasHapus
  12. Mantap mas postingnya, saya juga lagi berexperiment dg Openwrt,namun saya bingung dalam penambahan modem cdma Prolink P2000, mohon bantuannya mas

    BalasHapus